Peringati 100 Tahun Ki Narto Sabdha, Pertunjukan Wayang Kulit Digelar di Museum Ranggawarsita

12
Foto : Abang Baginda (baju hitam, kiri) memberikan wayang kepada Dalang (memakai blankon) untuk memulai acara wayang dalam memperingati 100 tahun Ki Narto Sabdha (27/08/2025)

Semarang, 27 Agustus 2025 — Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Museum Ranggawarsita, Kota Semarang, pada Rabu (27/8). Sebuah pertunjukan wayang kulit digelar untuk memperingati 100 tahun Ki Narto Sabdha, maestro seni pedalangan Indonesia yang karya-karyanya tetap hidup di hati masyarakat hingga kini.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PDI Perjuangan, termasuk H. Sumanto, S.H., selaku Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, serta Abang Baginda M M Hasibuan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Tengah, bersama seluruh anggota fraksi. Hadir pula perwakilan dari Dinas Pariwisata Kota Semarang yang memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian seni dan budaya lokal.

Dalam sambutannya, H. Sumanto, S.H. menegaskan bahwa pelestarian budaya tradisional adalah kewajiban bersama.

“Wayang adalah jati diri bangsa. Kita tidak boleh membiarkan budaya luhur ini terkikis oleh zaman. Mari kita kembangkan dan lestarikan sebagai warisan yang akan kita turunkan kepada generasi mendatang,” ucapnya.

Sementara itu, acara pembukaan ditandai dengan prosesi simbolis penyerahan wayang dari Abang Baginda Hasibuan kepada dalang yang memimpin pertunjukan malam itu. Prosesi ini dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi serta penerusan estafet budaya dari generasi ke generasi.

Foto : Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah (baju merah) dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PDI Perjuangan menghadiri acara 100 Tahun Ki Narto Sabdha (27/08/2025)

Ketua panitia pelaksana dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan yang diberikan. Pertunjukan ini adalah wujud penghormatan kepada para leluhur sekaligus usaha nyata menjaga kelestarian seni budaya kita,” ungkapnya.

Pertunjukan wayang kulit dalam rangka 100 tahun Ki Narto Sabdha ini bukan hanya sebuah tontonan, melainkan juga tuntunan yang memperlihatkan betapa pentingnya seni tradisi dalam memperkuat identitas bangsa. Dengan dukungan pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat sekaligus motivasi untuk terus menjaga warisan budaya Nusantara.

12 COMMENTS

  1. Mfwdjwdhefiejfh fhiwuewuoioruiwes jkcsjhcksdlalsdjfhgh ejdowkkDIEWHRUEOFIW JIEWFOKDWDJEWIHFIEWFJEWFJIkhfjejfie efjfwjdfe derapjuang.id

Leave a Reply to Bryce503 Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here