Skip to content
-
DERAP JUANG. Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai
Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
Close

Search

Berita TerkiniFeatured

Ngesti Nugraha: Kami Bangga Terhadap Pemuda Pemerhati Budaya

By Enggar Adi Wibowo
9 November 2021 2 Min Read
Comments Off on Ngesti Nugraha: Kami Bangga Terhadap Pemuda Pemerhati Budaya

Kabupaten Semarang – Dalam rangka memperingati hari Wayang Nasional, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menggelar pertunjukan wayang kulit di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang. Giat tersebut bertujuan untuk merefleksikan kembali betapa agungnya peradaban yang sebenarnya sudah dimiliki Bangsa Indonesia. Minggu, (7/11/2021).

Pagelaran wayang tersebut juga dihadiri oleh, Wakil Bupati Semarang, Organisasi Perangkat Daerah, jajaran Forkopimda, Camat, serta Ketua Komisi C, Wisnu Wahyudi dan, Komisi, Pujo Pramujito beserta anggota DPRD Kabupaten Semarang.

Foto: Ngesti Nugraha Dorong Pemuda Lestarikan Budaya Bangsa

Menariknya, dalam pergelaran Wayang Kulit tersebut, Pengrawit, Sinden sarta Para Pelaku Seni rata-rata berasal dari kalangan pelajar SMP, SMA, Mahasiswa/Mahasiswi Kabupaten Semarang serta Sarjana Seni. Tentu hal tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi Ngesti Nugraha dan peserta yang hadir mengingat pelaku seninya merupakan putra daerahnya sendiri.

Wayang Kulit yang dimainkan oleh generasi muda tersebut menurut Ngesti Nugraha juga menandakan adanya bentuk kepedulian seorang pemuda terhadap budayanya. Kenyataan ini mesti terus dipelihara dengan tujuan budaya asli Bangsa Indonesia tidak lekang dan usang ditelan oleh arus westernisasi yang semakin masif terjadi.

Pagelaran Wayang Kulit yang didalangi oleh Ki Joko Pitoyo, Ki Muhammad Ya’la Kholil, serta Ki Athanasius Allan Darma P tersebut mengusung cerita berjudul Semar ‘Bangun Kayangan’. Refleksi cerita tersebut berisikan bagaimana seorang pamomong atau pemerintah untuk terus melakukan upaya dalam rangka yang nguri-uri kebudayaan Jawa, mempererat Kebhinekaan NKRI, Jati Diri Bangsa Indonesia, serta Sarana Jatidiri.

“Kami bangga, anak-anak yang masih duduk di bangku SMP, SLTA, Kuliah, dan Kaum Milenial untuk terus mencintai Seni Budaya yang adiluhung dan untuk terus kita lestarikan bersama-sama Pagelaran Wayang Kulit sebagai perekat Kebhinekaan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan, membentuk karakter, dan Jatidiri Bangsa Indonesia,” pungkas Ngesti Nugraha.

Koresponden : Black

Tags:

Fungsi EdukasiKab. SemarangMenuju Partai sehatMillenialNgesti NugrahaPDI PerjuanganWayang Kulit
Author

Enggar Adi Wibowo

Follow Me
Other Articles
Previous

Bupati Grobogan Minta Direksi BUMD Berani Berkompetisi

Next

Lantik Pejabat, Afif Nurhidayat: Berikan Layanan Berkualitas

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang merupakan Media Internal Resmi Partai berbentuk majalah online dan portal berita yang dikelola oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah.

  • Instagram
  • TikTok

Derap Juang

Panti Marhaen (Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah)
Jalan Brigjen Katamso No. 24, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, JAWA TENGAH

Email: redaksi@derapjuang.id

Copyright 2026 — Derap Juang. All rights reserved.