
Kabupaten Tegal – Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Dolfie OFP menegaskan tekad dan komitmen untuk merebut kemenangan politik di wilayah Kabupaten dan Kota Tegal, Senin (09/03/2026).
Sebagai informasi, Kabupaten dan Kota Tegal pada kontestasi Pilkada 2024 lalu sama-sama mengalami kekalahan. Pun sama dengan jumlah kursi PDI Perjuangan di DPRD yang berkurang.
Kenyataan pahit tersebut ditegaskan oleh Dolfie harus menjadi cambuk semangat, sehingga seluruh kader partai bergerak lebih rampak, cepat, dan tepat.
Diawali dengan Lima Mantap Partai
Dolfie mengutarakan, hal pertama yang harus disikapi oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten dan Kota Tegal adalah mengonsolidir barisan sehingga mempunyai ‘Lima Mantap Partai’ yang terdiri dari mantap ideologi, kader, organisasi, program, dan sumber daya.
Maksud dari mantap ideologi adalah setiap kader tau dan paham mengapa dirinya berada di dalam partai, untuk apa di partai, serta bagaimana bergerak di dalam partai.

“Mantap kader berarti orang di partai itu harus kompeten. Mantap organisasi artinya semua elemen partai bisa bergerak dan dikomando partai. Baru kemudian ditambah dengan program dan sumber daya yang tersedia,” papar Dolfie.
Roadshow untuk Mengenal Detail Wilayah
Dolfie menyampaikan, pasca ditetapkan dan dilantik menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng pada akhir tahun 2025, ia mendapatkan tugas dari partai untuk memenangkan kontestasi politik 2029 nanti.
Untuk itu, diinisiasi-lah kegiatan roadshow di 35 kabupaten/kota se-Jateng. “Hari ini DPC yang ke-33 dan ke-34 karena digabung jadi satu, kemudian terakhir di Brebes. Sama untuk konsolidasi partai,” terangnya.
Roadshow juga ditujukan untuk mengetahui detail kekuatan struktur partai yang akan menjadi infanteri lapangan pada Pemilu 2029. Selebihnya guna mengetahui geografis dan kondisi politik masing-masing daerah, agar penyusunan roadmap Pemilu 2029 sesuai dengan karakteristik yang ada.
Dinamika dan Badai Politik di Tahun 2024
Dijelaskan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal, Marhaenismanto Oni bahwa kontestasi politik di tahun 2024 penuh dengan dinamika. Badai politik tidak hanya terjadi melalui pengerahan logistik, melainkan juga kekuatan jaringan penguasa.

Berkaca dari hal tersebut, Marhaenismanto Oni menyampaikan DPC Partai saat ini sudah melakukan evaluasi, termasuk dengan mapping detail setiap wilayah.
“Survei dilakukan untuk mengetahui perilaku pemilih. Ini kita petakan, termasuk menyiapkan kegiatan kerakyatan. Targetnya, kursi kami naik,” papar Marhaenismanto Oni.
Persiapan Partai Menyongsong Kemenangan Politik
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Edy Suripno yang juga melaporkan kondisi politik aktual kepada DPD PDI Perjuangan Jateng menegaskan pihaknya sudah mulai melakukan konsolidasi di tingkat struktur (DPC, PAC & Ranting), Badan dan Sayap Partai, serta internal Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tegal.

Dengan mengonsolidasikan barisan partai secara menyeluruh ditambah dengan database yang lengkap, Edy Suripno menyampaikan hasil perolehan suara untuk Pileg DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, dan DPR RI bisa selaras, tidak ada gep yang jauh.
Struktur partai yang solid dan database yang sistematis itu menurutnya akan menjadi lengkap apabila ditambah dengan program partai yang membawa dampak langsung ke masyarakat.
“Kebijakan anggaran disiapkan oleh kawan fraksi, sehingga kita bisa langsung membantu masyarakat dengan gotong royong. Anak muda juga tidak luput dari perhatian, Partai membuka diri, terutama nanti dengan diskusi,” tandasnya.
Tim Editor











