Kabupaten Wonogiri – Ketua PAC PDI Perjuangan sekaligus KomandanTe Bintang Dua Dapil 5 Wonogiri, Dani Mursito beserta Kepala Desa (Kades) Sukoharjo, Sunarto dan juga tokoh masyarakat Dusun Dadapan menggelar pertunjukan seni tradisional Tari Kethek Ogleng. Gelaran seni Tari Kethek Ogleng tersebut bertujuan untuk bersih desa yang diselenggarakan rutin setiap dua tahun sekali, Jumat (27/5/2022).
Tari Kethek Ogleng merupakan seni tradisional asli Wonogiri. Sesuai namanya, tarian ini menampilkan gerakan lucu kera putih dengan diiringi musik gamelan yang menghentak dan menghibur.

Biasanya, tarian ini banyak ditampilkan sebagai media hiburan dengan menampilkan gerak lincah lucu tokoh kera putih yang bercanda dengan penonton.
Dalam kesempatan tersebut, Dani Mursito menyampaikan beberapa hal yang bisa dilakukan masyarakat untuk melestarikan kesenian lokal di era modernisasi ini.
“Di antaranya yang dapat kita lakukan adalah mengajarkan kebudayaan tersebut kepada generasi penerus, sehingga kebudayaan itu tidak musnah dan tetap dapat bertahan. Kemudian mencintai budaya sendiri tanpa merendahkan dan melecehkan budaya orang lain. Mempraktikkan penggunaan budaya itu dalam kehidupan sehari-hari, misalnya budaya berbahasa. Lalu menghilangkan perasaan gengsi ataupun malu dengan kebudayaan yang kita miliki. Terakhir, menghindari sikap primordialisme dan etnosentrisme,” ungkap Dani Mursito
Di malam pagelaran Tari Kethek Ogleng tersebut, Dani Mursito juga menegaskan kegembiraannya di mana hampir semua masyarakat khususnya Dusun Dadapan keluar rumah untuk berkumpul, bercengkrama, dan bergembira menikmati pagelaran seni tari kethek ogleng ini.
Acara tersebut dilaksanakan pertama kali setelah Pandemi Covid-19 melanda berkepanjangan. Momen ini menjadi peristiwa penting bagi kehidupan desa, karena terjadi interaksi dan sosialisasi di antara mereka.
Koresponden :Firfeb