Sisir Permasalahan Pemilu, Dodiek Minta KPU Selalu Berkordinasi dengan Pemkab

0

Kabupaten Pekalongan – Komisi I DPRD Kabupaten Pekalongan menerima audiensi dari KPU Kabupaten Pekalongan dengan pembahasan sosialisasi tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu 2024 serta permasalahannya, pada Rabu (20/7/2022) di ruang rapat Komisi I DPRD Kabupaten Pekalongan.

Permasalahan dalam Pemilu 2024 menurut KPU Kabupaten Pekalongan yakni belum adanya gudang logistik dan statusnya saat ini hanya sewa serta pengalaman dari pemilu sebelumnya, ada 62 titik TPS yang blank spot atau tidak ada sinyal.

Menanggapi permasalahan tersebut, Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Pekalongan, Dodiek Prasetiyo mengatakan terkait gudang logistik agar bisa mencari alternatif gudang di Kabupaten Pekalongan yang tidak terpakai.

“Dulu sempat melihat gudang SRJ yang ada di daerah Tirto sepertinya tidak digunakan, nanti dari pihak KPU dan Pemda mengecek apakah gudang tersebut masih layak dan belum disewa oleh pihak lain,” ucap Dodiek legislator dari Fraksi PDI Perjuangan.

Dodiek juga menyampaikan perlu adanya komunikasi diantara KPU dan Pemda terkait persoalan Gudang. Mungkin Pemda juga ada alternatif gudang lain yang bisa digunakan untuk menyimpan keperluan KPU.

Kemudian, titik blank spot di Kabupaten Pekalongan nantinya harus dikoordinasikan dengan Dinkominfo agar membuat inovasi yang bisa mengatasi hal tersebut, seperti mendatangkan para provider untuk membuat menara telekomunikasi karena itu sangat penting.

“Ini juga menjadi kebutuhan di KPU yang dalam pemilu sebelumnya ada 62 titik TPS blank spot. Ini jelas sangat menggangu dalam melakukan pelaporan hasil pemilu secara online,” tandasnya.

Koresponden: Gus Santo

Baca Juga :   Buka Pacuan Kuda, Wabup Rista: Selain Memacu Kuda Juga Memacu Ekonomi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here