Skip to content
-
DERAP JUANG - Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
Subscribe
Close

Search

Berita TerkiniFeaturedJAWA TENGAHKAB SEMARANG

Samuel Wattimena di Bawen: Menjadikan Budaya sebagai Harga Diri dan Mesin Kemandirian

By Aim
24 February 2026 3 Min Read
Comments Off on Samuel Wattimena di Bawen: Menjadikan Budaya sebagai Harga Diri dan Mesin Kemandirian

Kabupaten Semarang – Kebudayaan tidak boleh berhenti pada narasi romantis tentang masa lalu. Di tangan para pelaku seni dan penggerak komunitas, ia harus bertransformasi menjadi identitas yang berdaya secara ekonomi sekaligus menjadi benteng karakter bangsa di tengah derasnya arus globalisasi.

Pesan ini menjadi benang merah saat Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kec. Bawen, Kab. Semarang, Senin (23/2/2026). Di hadapan para pegiat seni, Samuel menegaskan bahwa di era sekarang, lokalitas adalah “mata uang” baru dalam kancah dunia.

Foto : Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena (memegang mik), memberikan pekik semangat kemerdekaan pada acara sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kantor Kec. Bawen, Kab. Semarang, Senin (23/2/2026).

Narasi Lokal di Panggung Global

Samuel memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Bawen yang tetap setia mengenakan busana tradisional, seperti kebaya dan surjan, dalam keseharian maupun acara formal. Baginya, itu bukan sekadar urusan sandang, melainkan pernyataan sikap.

“Sesuatu yang lokal adalah karakter dunia. Tanpa karakter, kita akan mudah tergerus. Harga diri kita melekat pada pakaian dan budaya yang kita pakai. Namun, langkah selanjutnya adalah bagaimana identitas ini membawa kita pada kemandirian,” ujar Samuel.

Ia menekankan konsep Local is the New Global. Dalam perspektif ini, keunikan daerah bukan lagi dipandang sebagai ketertinggalan, melainkan keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki bangsa lain.

Foto : Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena (memegang mik), menyapa peserta pada acara sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kantor Kec. Bawen, Kab. Semarang, Senin (23/2/2026).

Mendobrak Kebuntuan Anggaran dengan Digitalisasi

Menanggapi keluhan klasik mengenai keterbatasan anggaran di tingkat daerah, Samuel mengajak komunitas seni (seperti Hati Melati, Permadani, Kosan Aji, dan Semut Hitam) untuk mengubah pola pikir. Ia mendorong kolaborasi strategis dengan mitra kerja Komisi VII, yakni TVRI, RRI, dan LKBN Antara. Samuel menawarkan strategi “promosi sebagai kunci”
tidak hanya menampilkan hasil akhir, tetapi juga mendokumentasikan proses kreatif di balik layar sebagai konten yang memiliki nilai edukasi.

  • Edukasi Filosofis: Menjelaskan makna mendalam di balik atribut budaya, mulai dari filosofi blangkon, motif batik, hingga riasan wayang, agar publik memiliki keterikatan emosional.
  • Monetisasi Narasi: Memanfaatkan platform digital untuk menyebarkan narasi budaya yang kuat sehingga mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif yang mandiri.

“Kita tidak bisa lagi sekadar berkeluh kesah. Kita harus membangun ekosistem yang mampu menghasilkan nilai ekonomi secara berkelanjutan,” tambahnya.

Wastra yang Bercerita

Secara khusus, Samuel menyoroti pentingnya edukasi budaya bagi generasi muda. Ia mengkritik penggunaan batik yang sering kali hanya menjadi formalitas tanpa pemahaman makna.

Bagi Samuel, batik adalah wastra (kain tradisional) yang bercerita. Ada motif yang melambangkan kebijaksanaan, ada pula yang diperuntukkan bagi upacara sakral. Menurutnya, anak-anak harus diperkenalkan pada “cerita” di balik kain tersebut agar muncul rasa bangga yang organik, bukan sekadar kewajiban sekolah.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Samuel berjanji akan menerjunkan tim kreatif dan pendamping untuk membantu komunitas seni di Bawen. Tujuannya jelas: menyusun konsep tayangan kebudayaan berkualitas yang layak siar dan mampu menarik perhatian pasar yang lebih luas.

Tim Editor

Tags:

DPC PDI PerjuanganFungsi AgregasiFungsi ArtikulasiFungsi AspirasiFungsi EdukasiFungsi ElektoralJawa TengahKab. SemarangMenuju Partai sehatPDI PerjuanganSamuel JD Wattimena
Author

Aim

Follow Me
Other Articles
Previous

Konsolidasi di Wonogiri, Dolfie OFP Puji Strategi Elektoral PDI Perjuangan Wonogiri

Mbak Casytha
Next

Perkuat Wawasan Kebangsaan, Mbak Casytha Gelar Sosialisasi 4 Pilar Bersama DMC

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang merupakan Media Internal Resmi Partai berbentuk majalah online dan portal berita yang dikelola oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah.

  • Instagram
  • TikTok

Derap Juang

Panti Marhaen (Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah)
Jalan Brigjen Katamso No. 24, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, JAWA TENGAH

Email: redaksi@derapjuang.id

Copyright 2026 — Derap Juang Majalah Online Internal PDI Perjuangan Jawa Tengah. All rights reserved.