Skip to content
-
DERAP JUANG. Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai
Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
Close

Search

Berita TerkiniFeaturedJAWA TENGAH

Pancasila dalam Lintasan Sejarah: Dari Era Soekarno hingga Hari Kesaktian

By Marisa Chandra Wiguna
1 October 2024 2 Min Read
Comments Off on Pancasila dalam Lintasan Sejarah: Dari Era Soekarno hingga Hari Kesaktian

Kota Semarang – Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober. Peringatan ini pun ditetapkan untuk mengenang para pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September (G30S) pada tahun 1965 lalu. Selain itu, peringatan ini menjadi momentum untuk menyadarkan masyarakat Indonesia untuk tetap teguh mempertahankan ideologi Pancasila demi keutuhan NKRI.

Penetapan hari ini tidak terlepas dari konteks sejarah yang melibatkan Presiden Soekarno, yang merupakan penggali ideologi Pancasila.

Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, diperkenalkan oleh Soekarno pada 1 Juni 1945 dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Soekarno menekankan pentingnya Pancasila sebagai landasan ideologis bagi bangsa Indonesia, yang mencakup nilai-nilai nasionalisme, religiusitas, dan kemanusiaan.

Namun, situasi politik di Indonesia mengalami ketegangan menjelang akhir tahun 1965, terutama dengan munculnya Gerakan 30 September yang dipimpin oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

Pada malam 30 September 1965, enam jenderal Angkatan Darat diculik dan dibunuh oleh anggota PKI. Peristiwa ini memicu reaksi keras dari pihak militer dan mengakibatkan penangkapan serta pembantaian terhadap anggota PKI dan simpatisannya di seluruh Indonesia. Dalam konteks ini, Pancasila dianggap sebagai ideologi yang harus dipertahankan dari ancaman komunisme.

Hari Kesaktian Pancasila menjadi simbol pertahanan terhadap nilai-nilai kebangsaan dan ideologi yang digali oleh Soekarno. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sering kali diisi dengan upacara bendera dan penghormatan kepada para pahlawan revolusi.

Dalam konteks era Soekarno, meskipun Pancasila lahir dari pemikirannya, peringatan Hari Kesaktian Pancasila lebih banyak dipahami sebagai upaya untuk mempertahankan ideologi tersebut dari ancaman eksternal dan internal. Hal ini menunjukkan dinamika politik yang kompleks di Indonesia pasca-kemerdekaan.

Pada Hari Kesaktian Pancasila 2024, peringatan ini diperingati dengan tema “Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas”. Tema tersebut menegaskan bahwa Indonesia Emas yang menjadi cita-cita bangsa hanya bisa dicapai ketika nilai-nilai Pancasila tetap mengakar di masyarakat.

Tim Editor

Tags:

Jawa TengahMenuju Partai sehatPDI Perjuangan
Author

Marisa Chandra Wiguna

Follow Me
Other Articles
Agus Setyawan
Previous

Agus Gondrong: Gotong Royong Kunci Menangkan Pilbup

Next

Sah! Puan Maharani Resmi Jabat Ketua DPR RI 2024-2029

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang merupakan Media Internal Resmi Partai berbentuk majalah online dan portal berita yang dikelola oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah.

  • Instagram
  • TikTok

Derap Juang

Panti Marhaen (Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah)
Jalan Brigjen Katamso No. 24, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, JAWA TENGAH

Email: redaksi@derapjuang.id

Copyright 2026 — Derap Juang. All rights reserved.