
Kabupaten Blora – Guna memantapkan langkah menjemput kemenangan pada kontestasi politik tahun 2029, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blora menyelenggarakan agenda ‘Konsolidasi Organisasi; Pemantapan Struktur Partai’.
Menjadi begitu spesial, lantaran konsolidasi ini dibarengi roadshow Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Dolfie OFP bersama jajaran pengurus.
Dalam arahannya, Dolfie menyampaikan rasa bangga, lantaran DPC PDI Perjuangan Blora memiliki basis data elektoral yang lengkap.

Data-data tersebut menurutnya harus menjadi acuan untuk mengevaluasi langkah dan gerak politik. Setelahnya, harus digunakan untuk mengambil Keputusan strategis politik, kaitannya dalam pemenangan elektoral.
“Arah konsolidasi ini mau ke mana, ini yang harus kita pahami, bahwa pergerakan politik kita harus ada dampak terhadap peningkatan jumlah suara,” ujar Dolfie di Kantor DPC PDI Perjuangan Blora, Rabu (25/02/2026).
Timeline Elektoral yang Spesifik
Sosok yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR RI itu turut menegaskan bahwa kunjungan DPD PDI Perjuangan Jateng ke Blora tidak bakal dilakukan hanya satu kali.
Setelah struktur terkonsolidir mulai dari DPC, PAC, Ranting, dan Anak Ranting, Dolfie menghimbau supaya kader ‘banteng’ Blora membentuk blueprint dan timeline pergerakan.
“Nanti mungkin ada roadshow lagi dengan Wakabid Pemenangan Pemilu. Ini untuk memetakan bagaimana strategi yang tepat dan alokasi resource untuk pemenangan politik,” ujarnya.

Target Realiastis PDI Perjuangan Blora
Dari data yang telah dihimpun, Ketua DPC PDI Perjuangan Blora, Andita Nugrahanto mengutarakan bahwa jumlah suara pemilih sejatinya mengalami kenaikan. Akan tetapi, ketika dikonversi menjadi kursi DPRD, jumlahnya menjadi berkurang.
Pada Pileg 2019, PDI Perjuangan Blora memiliki 9 kursi dan menjadi partai pemenang. Kemudian di tahun 2024, kursi tersebut berkurang menjadi 8.
“Kita menargetkan realiastis, menambah kursi di Dapil yang kemarin hilang dan satu dapil lain yang sudah kita petakan,” tandasnya.
Tim Editor













