Dalam Masa Pandemi Covid-19, Marno Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

0

Kabupaten Banjarnegara – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kalibening, Marno, di masa Pandemi Covid-19, meningkatkan perekonomian masyarakat yang berada di Desa Karanganyar. Peningkatan perekonomian masyarakat tersebut, melalui budidaya ternak Domba ekor gemuk.

Marno mengatakan, Domba ekor gemuk merupakan Domba tipe pedaging, sehingga sangat potensial apabila dibudidayakan. Selain itu, dalam pemeliharaan Domba ekor gemuk tersebut lebih mudah. Sebab, Domba jenis ini suka hidup berkelompok. Dengan demikian, mudah dalam penggembalaannya.

Domba ekor gemuk yang digembala oleh Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kalibening

“Dilahan seluas 2 hektar, dengan pagar keliling, yang ditanami pohon kopi jenis Arabica, juga dimanfaatkan untuk menggembala 125 Domba ekor gemuk dengan sistem umbaran. Dalam hal ini, ternak Domba, akan kita bebaskan untuk mencari pakan sendiri di perkebunan kopi yang banyak ditumbuhi rumput. Selain itu, saya juga membuat kandang di sekitar kebun kopi, sehingga Domba dapat kembali ke dalam kandang sesuai dengan keinginannya,” tuturnya.

Marno menambahkan, meskipun melalui sistem umbaran, pihaknya juga harus mengawasi kawanan Domba tersebut agar tidak berpencar terlalu jauh. Adapula Domba yang melahirkan di alam terbuka. Hal ini harus dilakukan pengawasan, sehingga pihaknya langsung membawa Domba yang melahirkan tersebut ke kandang, agar lebih aman.

“Melalui sistem umbaran ini, juga dapat meminimalkan biaya operasional, untuk membeli pakan. Sistem seperti ini juga akan membuat Domba menjadi tahan terhadap penyakit, kualitas dagingnya lebih tinggi. Selain itu, kotoran domba juga dapat dijadikan sebagai pupuk tanaman kopi,” imbuhnya.

Domba ekor gemuk digembala untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di masa Pandemi Covid-19

Marno juga mentargetkan sebanyak 200 ekor indukan Domba ekor gemuk dapat bertambah, dengan harapan, anakan yang dilahirkan dapat bertambah banyak pula. Selain itu, tujuan yang paling penting adalah untuk membantu para petani yang masih hidup dibawah garis kemiskinan, untuk ikut membudidayakan Domba ekor gemuk. Ketika Domba tersebut lahir jantan, maka akan dirawat dan setelah 6 bulan, Domba tersebut akan dijual. Hasil dari penjualan Domba tersebut akan dibagi dua. Apabila lahir domba betina, maka akan kembangbiakan.

Baca Juga :   Mas Nova: Minta Kaji Ulang Kebijakan Jateng di Rumah Saja

“Melalui sistem bagi hasil, dengan para petani tidak mengeluarkan modal ini, diharapkan dapat membantu perekonomian. Terlebih dalam masa Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Saya juga berharap, adanya kredit dengan bunga rendah. Sebab, saya memiliki misi sosial untuk membantu masyarakat kurang mampu. Apabila ada bantuan Domba betina, kita siap untuk menerima, serta mengembangbiakkan Domba tersebut, dengan harapan akan semakin banyak pula petani yang ikut untuk membudidayakan Domba ekor gemuk tersebut,” pungkasnya.

Koresponden : Chrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here