Skip to content
-
DERAP JUANG. Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai
Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
Close

Search

Berita TerkiniFeaturedKAB BANJARNEGARA

Bersama Sesepuh dan Penggiat Budaya Sigaluh, Wahju Djatmika Resik-resik Petilasan Ki Semar

By Oki M Kaharni
20 October 2022 2 Min Read
Comments Off on Bersama Sesepuh dan Penggiat Budaya Sigaluh, Wahju Djatmika Resik-resik Petilasan Ki Semar

Kabupaten Banjarnegara – Petilasan Kaki Semar di Desa Prigi aset budaya kearifan lokal yang perlu dilestarikan. Hal tersebut disampaikan Wahju Djatmika,AL.BS, S.E., selaku Komandante Bintang Dua Dapil 1 usai melakukan resik-resik (bersih-bersih) petilasan Kaki Semar di Dukuh Gribig, Desa Prigi, bersama sesepuh dan penggiat budaya di Kecamatan Sigaluh, Rabu (19/10/2022).

Tampak hadir pada kegiatan ini, Ki Prayit, Ki Husodo, Ki Miskal, ketua Yayasan Tlasih Banjarnegara Ki Pujiono dan kalangan muda penggiat budaya dari Kecamatan Sigaluh. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai ajang untuk menjalin komunikasi dan mempererat tali silaturahmi, serta antar sesepuh dan penggiat budaya.

Wahju Djatmika mengikuti resik-resik petilasan Ki Semar.

Lebih lanjut, Wahju Djatmika mengatakan, menurut sesepuh yang hadir, petilasan Ki Semar sebenarnya biasa digunakan sebagai tempat berkumpulnya pemangku budaya di Sigaluh. Bahkan, pada hari dan malam tertentu, di tempat yang berlokasi komplek jembatan KA Cagar Budaya Desa biasa digunakan untuk musyawarah para sesepuh.

“Menurut salah seorang juri kunci ‘kuncen’ Ki Miskam petilasan ini merupakan tempat ampiran Eyang Semar atau banyak yang menyebutnya Eyang Selamanik. Petilasan ini berada di pinggiran Sungai Serayu ini sudah berdiri
ratusan tahun yang silam. Awalnya sebuah tetenger saja seperti tulisan Jawa Kuno. Kini di tempat tersebut sudah dibangun sebuah dangau mungil berukuran 2,5 x 5 m2. Di tempat ini pula biasa digunakan sebagai tempat berkumpulnya pemangku budaya di Sigaluh,” tuturnya.

Wahju Djatmika mengapresiasi kegiatan resik-resik Petilasan Ki Semar yang diprakarsai oleh sesepuh dan penggiat budaya di Kecamatan Sigaluh dalam upaya melestarikan budaya yang dimiliki. Ini adalah aset sejarah kearifan lokal masyarakat Banjarnegara, khususnya Sigaluh jadi keberadaannya harus dilestarikan.

“Semoga melalui kegiatan ini pula dapat memberikan contoh bagi generasi penerus, khususnya generasi muda di Kecamatan Sigaluh dan Banjarnegara pada umumnya untuk ikut serta memelihara, mengenal, serta melestarikan kebudayaan yang dimiliki, agar tidak hilang ditelan kemajuan zaman,” pungkas Wahju Djatmika, yang juga sebagai Wakabid Keanggotaan dan Organisasi DPC PDI Perjuangan Banjarnegara.

Koresponden : Crishna

Tags:

DPC PDI PerjuanganFungsi EdukasiKab. BanyumasKomandanTeMenuju Partai sehatPDI PerjuanganWahju Djatmika
Author

Oki M Kaharni

Follow Me
Other Articles
Previous

Wawan Beri Pemahaman Kepada Srikandi Sicita Tentang Reses Sambil Berwisata

Next

Gandeng PMI, Warid Bantu Korban Bencana Cilongok

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang merupakan Media Internal Resmi Partai berbentuk majalah online dan portal berita yang dikelola oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah.

  • Instagram
  • TikTok

Derap Juang

Panti Marhaen (Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah)
Jalan Brigjen Katamso No. 24, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, JAWA TENGAH

Email: redaksi@derapjuang.id

Copyright 2026 — Derap Juang. All rights reserved.