Banteng Temanggung Siap Terapkan Sistem KomandanTe

0
Foto: Giat Konsinyering KomandanTe Bintang Dua se-Karesidenan Kedu

Kabupaten Temanggung – Jajaran KomandanTe DPC PDI Perjuangan Kab. Temanggung mengikuti kegiatan Konsinyering KomandanTe Bintang Dua se-Karesidenan Kedu. Giat yang diselenggarakan di Hotel Puri Asri, Kota Magelang ini ditujukan untuk memberikan pemahaman inklusif terkait sistem KomandanTe yang diinisiasi oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Melalui sistem tersebut, diharapkan nantinya akan menciptakan kemenangan elektoral bagi Partai sehingga jumlah kursi di parlemen meningkat dari pemilu sebelumnya, Jumat (17/12/2021).

Selaku Wakil Ketua Bidang Rekrutmen dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Sofwan D Ardyanto memaparkan bahwa giat tersebut adalah upaya untuk membangun komunikasi yang lebih intensif antar kader Partai. Di sisi lain, rangkaian kegiatan tersebut juga diproyeksikan akan menciptakan soliditas bagi Partai untuk menyemai pengabdian kepada rakyat Marhaen.

Foto: Arahan Terhadap Sistem KomandanTe

“Definsi konsinyering adalah mekanisme untuk mengumpulkan seluruh elemen di dalam organisasi. Kemudian, ada komunikasi yang terjalin serta terdapat dialektika yang terbangun. Ini adalah langkah untuk menciptakan soliditas bagi Partai. Seluruh kader bisa berbagi cerita untuk memberikan pengabdian secara realistis kepada masyarakat,” paparnya.

Sistem KomandanTe sendiri pada dasarnya merupakan refleksi gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia. Antara pengampu wilayah dan barisan struktural Partai tentu harus membangun sinergitas yang komprehensif guna melahirkan derap langkah harmonis. Hal ini secara tidak langsung juga akan menstimulasi partisipasi politik sehingga saluran aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat nantinya dapat teralisasikan sebagaimana mestinya.

Diungkapkan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Ir. Bambang Wuryanto, M.B.A bahwasanya sistem KomandanTe ini memiliki relevansi terhadap simbol kepartaian.

“Banteng yang menjadi lambang Partai memiliki tanduk di kepala dan digunakan untuk bertempur. Banteng juga senantiasa berada dalam barisan. Ada komandannya dan ada perintah yang diberikan. Sama halnya dengan sistem KomandanTe dimana antara pengampu wilayah dan jajaran struktural Partai harus saling bergotong-royong memenangkan pemilu di tahun 2024. Syaratnya, semua harus bergerak dan mematuhi peraturan dari Partai,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pancasila Sebagai Penangkal Radikalisme
Foto: KomandanTe Bintang Dua Temanggung Dan Siber Juang

Ditemui setelah berlangsungnya acara, Ketua DPC Temanggung, Yunianto menuturkan bahwa pihaknya akan mengimplementasikan sistem KomandanTe tersebut secara holistik. Segala persiapan yang dilakukan untuk menghadapi kontestasi politik di tahun 2024 menurutnya mesti disikapi secara inklusif. Dengan demikian, maka kemungkinan munculnya problematika di lapangan dapat diminimalisir dan potensi kemenangan dalam pemilu jauh lebih terbuka lebar.

“Kami tegak lurus dengan instruksi Partai. Kami juga meyakini bahwa sistem KomandanTe ini nantinya dapat menghasilkan sinergitas yang harmonis antara pengampu wilayah dan kader struktural Partai. Pemilu di tahun 2024 ini harus kita persiapkan mulai hari ini. Segala elemen Partai harus bergerak dengan cepat dan tepat. Persiapan yang matang ini tentu akan meminimalisir terciptanya permasalahan yang jauh lebih kompleks di lapangan ke depannya,” tutur Yunianto.

Koresponden : Enggar – Zidan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here