Militansi Banteng BUMI ROBAN

0
210

Sekitar 650 kader PDI Perjuangan Kabupaten Batang mengikuti Apel Siaga Jawa Tengah di stadion Manahan Solo, 11 Mei 2018. Mereka terdiri dari semua tingkatan struktur mulai dari DPC, PAC, hingga Ranting dari 15 kecamatan. Perjalanan Batang – Solo ditempuh dalam waktu 4 jam dengan lima belas unit bus besar. Berikut ini wawancara dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang, dr. Lafran Pancaputranto, SpOG(K):

LAFRAN PANCAPUTRANTO
Ketua DPC PDI Perjuangan
Kabupaten Batang

Bagaimana mengorganisasi kader partai untuk berangkat ke Solo?

Kader partai kita di Kabupaten Batang sudah terbiasa dan sigap dalam menghadapi kegiatan partai di mana pun berada, sudah terbiasa bergerak spontan merespon perintah struktur partai, apalagi event di Solo ini adalah event besar ber-skala Jawa Tengah. Kami pasti siap dan bersegera! Kita juga melakukan rapat kecil untuk menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan menghadiri event di Solo. Anak-anak sekretariat melakukan inventarisasi peserta mulai dari Pengurus Anak Cabang (PAC), Ranting, dan Anak Ranting. Agar tidak terlalu terbebani pikiran teknis yang ribet, kita menghubungi dan menggunakan jasa biro travel untuk mempersiapkan armada transportasinya. Kita minta disediakan lima belas unit bus. Agar memudahkan peserta serta tidak mengalami kesulitan jarak dan berkumpul di kota Batang, kita atur agar bus-bus yang disediakan biro travel dapat bersiap pagi hari di masing-masing kecamatan atau tempat yang disepakati oleh pengurus PAC, dan satu unit bus bersiap di kota Batang.

Kalau kesan Anda sendiri bagaimana?

Sebetulnya, saya tidak dapat berkata banyak sesampai di Manahan, setelah melihat begitu besar jumlah kader yang hadir dan membuat merah lapangan sepak bola dan bangku podium dan tribun! Saya terpana ! Luar biasa ! Saya sangat bangga, inilah partai kita. Partai besar dengan kader-kader yang militan ! Hanya saja, mungkin kita perlu lebih berlatih tertib dan disiplin, mengingat kita masih belum mampu dengan kesadaran untuk melaksanakan perintah, misalnya menjaga barisan upacara tetap rapi. Atau, mungkin karena cuaca sangat terik ya?

Baca Juga :   Kader Banyumas Cinta BU MEGA & MBAK PUAN

Apa yang paling berkesan dari Apa yang paling berkesan dari
santiaji Ibu Mega?

Bahwa saya sebagai Ketua DPC PDI
Perjuangan mempunyai amanat dan tanggung jawab yang berat yang wajib terlaksana dalam menghadapi perhelatan demokrasi pada tahun 2018 dan di tahun 2019 Kritik Ibu Ketua Umum kepada kita semua (pengurus partai) dimana Ibu (Ketua Umum) siap memecat jika kita semua tidak becus dan tidak dapat memenangkan pertarungan demokrasi ini ! Kritik Ibu (Ketua Umum) adalah peringatan dan cambuk yang melecut untuk kita semua bersiaga dan bersegera melakukan persiapan dan pertarungan yang baik di lapangan daerah masing-masing. Dan, untuk di Kabupaten Batang, bismillah, kita semua siap memenangkan pertarungan!

KAHARUDIN (BATANG)