Refleksi Makna Hari Buku Dunia, Mengoptimalkan Peran Pemuda dalam Menggunakan Internet

0
Calon Kader Juang Kabupaten Temanggung, Putri Dwi Fajrida

Kabupaten Temanggung – Hari Buku Dunia merupakan sebuah peringatan penting untuk merefleksikan konsepsi yang dimiliki oleh manusia. Bukan sebagai sebuah momentum insidental semata, sudah seharusnya hari ini mendapatkan perhatian yang intensif dalam rangka meningkatkan literasi masyarakat. Tujuan utamanya adalah membuka pemikiran sehingga outputnya berupa sebuah tindakan konkret yang positif, progresif, dan konstruktif. Dengan demikian, maka realitas kehidupan sosial tentu akan mengalami peningkatan dan kemajuan yang signifikan.

Fakta menunjukkan bahwa data literasi masyarakat belum menunjukan utopia yang diinginkan. Perkembangan modernisasi yang menyajikan internet sebagai sarana mempermudah kebutuhan hidup masyarakat kenyataannya tidak dioptimalkan dengan baik. Berbagai berita informatif dan edukatif dipandang sebagian orang dengan sebelah mata, padahal hal ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan rasionalitas serta referensi bagi diri seseorang.

Kuriositas yang tercipta dalam masyarakat masih berupa isu personal, bukan mengacu kepada kepentingan publik yang memiliki urgensi untuk diperbaiki oleh seluruh elemen bangsa. Tentu hal ini menjadi tantangan besar bagi semua orang untuk merubah paradigma dari yang eksklusif menjadi inklusif serta berorientasi terhadap peningkatan kualitas serta taraf hidup masyarakat.

Hari Buku Dunia ini seharusnya menjadi tonggak awal bagi seluruh elemen masyarakat untuk membuka diri terhadap informasi yang aktual dan faktual. Adapun untuk isu terkini terkait dengan sosial-kemanusiaan, politik, ekonomi, dsb, harusnya lebih diperhatikan daripada mengejar konten rekreatif tanpa ada sisi progresivitas bagi kehidupan masyarakat. Hal ini juga diharapkan akan terimplementasikan secara masif bagi seluruh stakeholders mengingat dampaknya cukup besar dan luas bagi tujuan bangsa serta cita-cita nasional.

Calon Kader Juang Kabupaten Temanggung, Putri Dwi Fajrida

Ditemui di Kepatihan, Temanggung pada Jumat (23/4/2021), Putri Dwi Fajrida seorang Calon Kader Juang Kabupaten Temanggung menuturkan pentingnya peran serta pemuda dalam meningkatkan daya literasi masyarakat. “Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Arti secara implisit, pemuda ini mempunyai tantangan yang mesti dihadapi dengan strategi holistik dan kredibel. Pemuda adalah agent of change bagi realitas status quo masyarakat. Oleh karenanya, saat ini pemuda harus merubah paradigma. Kecanggihan internet harus dioptimalisasi untuk menambah ilmu dan pengetahuan, salah satunya dengan membaca konten informatif dan edukatif. Di sisi lain, pemuda juga bisa menuangkan ide dan gagasan dengan menuliskannya melalui internet,” tutur Putri.

Baca Juga :   Angkringan Pedopokon, Merden Jadi Tempat Kumpul Pemuda Milienial Atasi Covid-19

Putri juga menyoroti tentang kewaspadaan yang mesti diperhatikan dalam mengakses konten informasi di internet. Banyaknya berita palsu atau hoax saat ini juga sangat masif ditemukan di internet. Tentu hal ini bisa merusak daya literasi yang komprehensif bagi masyarakat, pasalnya justru konsepsi mereka terarahkan berdasarkan kepentingan personal maupun sebuah kolektivitas.

Oleh karenanya, memilih dan memilah platform menjadi strategi solutif menghadapi beredarnya berita hoax. Di sisi lain, hal ini bisa disikapi dengan memfilter seluruh berita yang ada serta mengkomparasikannya dengan dua sudut pandang, sehingga tercipta keberimbangan informasi bagi pembaca.

Koresponden: Enggar dan Zidan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here