Jelaskan Arah Elektoral, Mas Jekek: Struktur Mesti Perform!
Kabupaten Boyolali – Peserta Diklat PAC PDI Perjuangan Jateng Angkatan II mendapatkan materi mengenai gerak elektoral dari Wakabid Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jateng, Joko Sutopo atau yang akrab disapa Mas Jekek.
Minggu pagi (25/10), Mas Jekek dalam paparan materinya mengajak kader partai untuk terus melakukan pendalaman dan pemahaman wilayah yang akan menjadi zona pertempuran elektoral.
Menurutnya, tantangan hari ini adalah bagaimana meningkatkan kapasitas kader, sehingga mereka mampu untuk perform melaksanakan tugas kepartaian, pasalnya DPD PDI Perjuangan Jateng sudah merampungkan penataan struktur partai hingga tingkat Anak Ranting.
Membawa pesan dari Sang Proklamator, Bung Karno, mantan Bupati Wonogiri 2 periode itu menegaskan pergerakan akan menjadi besar apabila dipimpin, dirahmati, dan dijiwai oleh ide.
Berangkat dari ide yang baik, maka pergerakan politik menurut Mas Jekek akan menghasilkan dampak yang signifikan, termasuk menang dalam kontestasi politik.
“Mengapa kita harus menang pemilu? Ini syarat untuk mengimplementasikan ideologi baik lewat eksekutif maupun legislatif, untuk memperkuat wong cilik,” ujarnya.
Walaupun kondisi hari ini masih terjadi dinamika menjelang pemilu seperti putusan MK terkait ambang batas parlemen, ambang batas calon presiden, serta RUU Pemilu, namun Mas Jekek mengajak kader PDI Perjuangan untuk senantiasa bersiap.
Versinya, sebuah kemenangan politik bakal terwujud apabila terdapat persiapan yang matang, terorganisir, dan sistematis, bukan sekadar dipengaruhi faktor eksternal.
“Di Senayan sana, hari ini, saya yakin sedang ada pergulatan terkait regulasi pemilu. Tapi, ini bukan ranah kita. Ranah kita adalah melakukan konsolidasi dan melakukan persiapan,” jelas Mas Jekek.
“Maka, tuga panjenengan (anda) struktur partai bertanggung jawab untuk memenangkan pertempuran di teritorial masing-masing, basisnya adalah TPS. PAC harus bersinergi dengan Ranting dan Anak Ranting, harus berkomunikasi dengan masyarakat, dan menjadi satu kesatuan dengan masyarakat,” pungkasnya.
Tim Editor