Skip to content
-
DERAP JUANG. Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai
Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
Close

Search

Berita TerkiniElektoralFeaturedJAWA TENGAHKAB DEMAK

Tatiek: Melalui Tradisi Apitan Desa, Mari Kita Rawat dan Jaga Kebudayaan Luhur

By Saekhul Hana
2 June 2022 2 Min Read
Comments Off on Tatiek: Melalui Tradisi Apitan Desa, Mari Kita Rawat dan Jaga Kebudayaan Luhur

Kabupaten Demak – Menjadi sebuah hari yang ter-amat istimewa, karena bertepatan dengan perayaan Hari Lahirnya Pancasila, Ketua Komisi C DPRD Demak, Tatiek Soelistijani berkesempatan untuk singgah dan guyub bersama warga masyarakat Desa Kuwu, Kec. Dempet.

Rabu (01/06/2022), bertempat di kediaman Kades Kuwu, Suhadi, kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh jajaran perangkat desa, BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh pemuda setempat.

Foto: Tatiek Soelistijani (kerudung kuning depan) bersama Kades dan warga masyarakat Desa Kuwu, Kec. Dempet

Melalui geliat penuh antusiasme masyarakat, politisi senior PDI Perjuangan itu mengatakan, apabila maksud dan tujuannya hadir di tengah-tengah masyarakat adalah sebagai satu ikhtiar untuk terus merawat budaya luhur masyarakat setempat, yaitu Tradisi Apitan Desa.

“Jadi kita bersama beberapa rekan-rekan struktural PAC rawuh di kediaman Pak Lurah untuk memakmurkan tradisi luhur warga masyarakat setempat, yaitu Tradisi Apitan Desa,” jelasnya ketika dihubungi Koresponden.

Tatiek, sapaan akrabnya itu menambahkan, apabila tradisi tersebut dilakukan sebagai perayaan setiap tahunnya sebagai wujud syukur sekaligus memanjatkan harapan masyarakat desa supaya dijauhi dari pagebluk dan panen melimpah.

“Tradisi ini sebagai wujud syukur sekaligus harapan ke depan masyarakat desa supaya jauh dari pagebluk dan panen melimpah. Acara tiap desa macam-macam dan berbeda-beda, tetapi di Desa Kuwu ini menjadi menarik karena menyatukan dengan tradisi warisan leluhur, yaitu Nguri-uri Budaya Jawa dengan Wayangan,” sambungnya.

Di akhir kegiatan Tatiek juga berpesan kepada seluruh masyarakat yang hadir, terutama generasi muda agar selalu mengenal setidaknya kebudayaan luhur yang ada di lingkugan sekitar. Ini penting, karena hal itu yang akan menjadi modal dan pondasi utama di dalam membangun kecintaan kepada Bangsa dan Negara.

“Sehingga warga, terutama generasi muda tidak asing dengan budaya tradisional tersebut. Nguri-uri budaya bukan sebagai simbol kiasan semata. Namun ini adalah sebagai penyambung semangat perjuangan untuk menggerus masuknya kebudayaan asing yang kian masif,” pesannya.

Koresponden : Hana – Rahmad

Tags:

DPC PDI PerjuanganFungsi ArtikulasiFungsi AspirasiFungsi ElektoralKab. DemakMenuju Partai sehatPDI PerjuanganTatiek Soelistijani
Author

Saekhul Hana

Follow Me
Other Articles
Previous

Hari Lahir Pancasila, Ridwan: Mari Bersama Bangun Semangat Gotong Royong

Next

Sambut Bulan Bung Karno, Kader Banteng Kab. Semarang Gelar Malam Tirakatan

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang merupakan Media Internal Resmi Partai berbentuk majalah online dan portal berita yang dikelola oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah.

  • Instagram
  • TikTok

Derap Juang

Panti Marhaen (Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah)
Jalan Brigjen Katamso No. 24, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, JAWA TENGAH

Email: redaksi@derapjuang.id

Copyright 2026 — Derap Juang. All rights reserved.