Skip to content
-
DERAP JUANG. Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai
Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
Close

Search

Berita TerkiniElektoralFeatured

Kurangi Beban Nakes, Pemkab Sragen Bentuk Tim Khusus Tracing

By Oki M Kaharni
6 August 2021 1 Min Read
Comments Off on Kurangi Beban Nakes, Pemkab Sragen Bentuk Tim Khusus Tracing

Kabupaten Sragen — Pemerintah Kab. Sragen membentuk tim khusus tracing dan testing, untuk mengurangi beban pekerjaan para tenaga kesehatan (nakes) puskesmas. Dalam hal ini, Bupati Sragen, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto untuk membentuk tracing dan testing tersebut.

Bupati Sragen, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan,”dalam pelaksanaan PPKM Level 4, target testing seharusnya bisa mencapai 1.905 orang per hari. Namun, capaian testing Sragen baru mencapai 490 orang per hari,” tutur Mbak Yuni, sapaan akrab Bupati Sragen tersebut.

Mbak Yuni juga mengungkapkan, apabila tim tracing dan testing itu terbentuk, maka nakes puskesmas bisa fokus pada akselerasi vaksinasi. Pekan lalu, Sragen mendapat 20.000 dosis vaksin Astrazeneca dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang harus segera disuntikkan dan ditargetkan selesai pada 13 Agustus 2021 mendatang.

“Fokus prioritas masih sama, yaitu kelompok pralansia, lansia, serta pelayanan publik, seperti, perangkat desa, sampai jajaran RT/RW. Saya juga mengecek vaksinasi di Desa Ngebung dan Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, ternyata animo warga lansia di dua desa itu cukup tinggi. Target 150 dosis vaksin, ternyata harus ditambah,” ungkapnya.

Khusus Astrazeneca, lanjut Mbak Yuni, akan ditambah obat paracetamol dan antimual untuk antisipasi efek samping. Mbak Yuni yang juga Kader Banteng Bumi Sukowati ini juga menjelaskan, penyuntikkan vaksin dosis kedua harus menunggu sampai tiga bulan. Dalam waktu dekat, Kab. Sragen akan mendapat vaksin Moderna untuk nakes, serta Sinopharm untuk penyandang disabilitas, sebanyak 5.000 dosis.

Koresponden : Rafif Abrar S – Rafif Qais A

Tags:

Covid-19dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni SukowatiFungsi ElektoralKab. SragenPDI Perjuangan
Author

Oki M Kaharni

Follow Me
Other Articles
Previous

Ketua DPRD Demak Hadirkan Ruang Diskusi untuk GP Ansor

Next

Ampuh Sembuhkan Pasien Covid-19, Bupati Yuni Dorong Pengadaan Ivermectin di Sragen

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang merupakan Media Internal Resmi Partai berbentuk majalah online dan portal berita yang dikelola oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah.

  • Instagram
  • TikTok

Derap Juang

Panti Marhaen (Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah)
Jalan Brigjen Katamso No. 24, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, JAWA TENGAH

Email: redaksi@derapjuang.id

Copyright 2026 — Derap Juang. All rights reserved.