
Kabupaten Wonosobo – Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Dolfie OFP mengingatkan kader ‘banteng’ Wonosobo terkait pentingnya mengimplementasikan ‘5 Mantap Partai’ yang terdiri dari; Mantap ideologi, organisasi, kader, program, dan sumber daya.
Ia menegaskan, setiap kader harus paham ideologi partai; untuk apa bergabung dalam partai, bagaimana berposes di dalam partai, dan untuk siapa kinerja politik itu dipersembahkan.
“Kemudian kader dan organisasi. Kader tanpa organisasi itu akan sporadis, tidak ada komando. Kalau organisasi tanpa kader, tidak bisa jalan,” tuturnya, Rabu (04/03/2026).
Dolfie juga mengingatkan bahwa ke depan Gen Z dan Gen Alpha akan menjadi segmen pemilih terbesar. PDI Perjuangan harus mengambil sikap terhadap fakta tersebut.
“Anak muda harus direkrut kemudian diberi pembinaan, sehingga anak-anak muda ikut menjadi bagian dari PDI Perjuangan,” terangnya.
Soliditas Partai Naikkan Kursi
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Wonosobo, Afif Nurhidayat mengatakan bahwa saat ini kekuatan partai semakin solid. Jumlah kursi hasil Pileg 2024 naik 2 menjadi 13 kursi dibanding periode sebelumnya.

“Saat ini, Kedu Raya, termasuk Wonosobo punya prestasi luar biasa. Pilkada di Kedu Raya semua menang. Kemudian kursi di Wonosobo naik. Struktur Partai semua bergerak atas komando dari partai,” paparnya.
Target Partai di Pemilu 2029
Afif Nurhidayat menargetkan Pemilu 2029 nanti jumlah kursi PDI Perjuangan di DPRD Wonosobo naik signifikan, lantaran Wonosobo memiliki eksekutif dan pemenang legislatif.
“Meraih itu tidak gampang, begitu juga merawatnya. Tapi, kita punya modal berupa soliditas struktural partai,” tuturnya.
Mengintip Program Kepartaian
Saat ini, jajaran eksekutif dan legislatif PDI Perjuangan di Wonosobo berkolaborasi untuk menghadirkan program kerakyatan.

Diterangkan oleh Afif Nurhidayat, program nyata seperti kesehatan dan pendidikan tentu bakal memberikan efek elektoral.
“Ketika ada manfaat dari program, kemudian kita juga sama-sama menjaga citra, ini artinya kita juga mewangikan partai,” jelasnya.
Selain itu, PDI Perjuangan juga mendampingi lebih dari lima ratus kelompok kesenian. Bersama dengan Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jateng, Muhammad Isnaeni, kelompok kesenian itu terintegrasi dalam satu kesatuan Bernama ‘Barisan HOK-YA’.
Tim Editor













