
Kabupaten Rembang – Hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Kabupaten Rembang tahun 2024 dimana PDI Perjuangan berhasil menaikkan kursi, membuat Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Dolfie OFP optimis hal serupa bisa terulang di Pileg 2029 nanti.
Tidak hanya di level kabupaten, Dolfie berharap Rembang bisa ikut memberikan kontribusi kemenangan yang signifikan untuk Pileg DPRD provinsi, Pileg DPR RI, bahkan untuk Pilpres dan Pilkada.
“Kuncinya adalah bagaimana mengonsolidasi struktur Partai, sehingga arah konsolidasi itu bisa untuk menambah suara bagi partai,” terangnya, Kamis (26/02/2026).
Dolfie turut menegaskan, kunci kemenangan politik mesti dimulai dari ‘5 Mantap Partai’ yang terdiri dari mantap ideologi, organisasi, kader, program, dan sumber daya.

“Di partai mau apa dan untuk apa, jadi semua harus paham. Kalau di PDI Perjuangan adalah untuk rakyat Marhaen. Kemudian, untuk menjalankan program pastinya dibutuhkan kader yang kompeten,” paparnya.
Menata Struktur Partai yang Solid
Sebagai informasi, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rembang bersama jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) telah melaksanakan Rapat Kerja PAC Diperluas di 14 kecamatan.
Rapat Kerja PAC Diperluas ini menghadirkan seluruh struktur PAC dan Ranting dari Desa/Kelurahan terkait dalam rangka mengusulkan nama-nama calon pengurus baru.
Mekanisme tersebut dilakukan untuk menyegarkan organisasi serta menampung aspirasi politik dari pengurus partai.

Melihat Peluang Kemenangan
Ketua DPC PDI Perjuangan Rembang, Ridwan menyampaikan kepada pihak DPD PDI Perjuangan Jateng bahwa peta politik di wilayahnya masih sangat terbuka lebar untuk menaikkan jumlah kursi.
Pada Pileg 2019, kursi PDI Perjuangan adalah 6 kursi dari 7 Dapil. Kemudian naik menjadi 7 kursi pada Pileg 2024 lalu.
Dari analisa internal yang sudah dilakukan, DPC PDI Perjuangan optimis Pileg 2029 nanti bisa menjadi partai politik pemanang di Pileg DPRD.
“Ini dibutuhkan manunggaling (bersatunya) fraksi dari pusat, provinsi, hingga kabupaten. Kita sudah membuat roadmap-nya, kemudian setelahnya kita akan melakukan penataan basis, menjalankan strategi, kemudian mulai bergerak ke akar rumput,” pungkas Ridwan.
Tim Editor














