Memulai Estafet Kepemimpinan, Dolfie OFP Pilih Sragen Jadi Titik Nol Konsolidasi Jawa Tengah

0
Foto : Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah periode 2025-2030, Ir. Dolfie Othniel Frederic Palit (tengah), memberikan sambutan pada acara Konsolidasi ke 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah yang bertempat di Kantor DPC PDI Perjuangan Kab. Sragen pada Senin (23/02/2026).

Kabupaten Sragen – Menandai babak baru kepemimpinan banteng di Jawa Tengah, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah periode 2025-2030, Dolfie OFP, memulai rangkaian roadshow politiknya. Kab. Sragen dipilih sebagai titik awal konsolidasi organisasi untuk memanaskan mesin partai pasca Kongres, yang bertempat di Kantor DPC PDI Perjuangan Kab. Sragen pada Senin (23/02/2026).

Dolfie OFP bukanlah wajah baru dalam struktur strategis partai. Dikenal sebagai sosok teknokrat politik yang tajam dalam urusan anggaran dan kebijakan publik, perannya di tingkat nasional terutama di DPR RI, dan juga sebagai Pengurus DPP PDI Perjuangan kini bertransformasi menjadi nakhoda utama di “Kandang Banteng” Jawa Tengah. Penunjukannya sebagai suksesor kepemimpinan sebelumnya membawa misi besar: menjaga hegemoni sekaligus memodernisasi gerak partai di provinsi basis utama PDI Perjuangan ini.

Menuju “Lima Mantap” dan Realitas Elektoral

Dalam arahannya, Dolfie menegaskan bahwa konsolidasi bukan sekadar seremoni perkenalan, melainkan upaya menghidupkan kembali sel-sel kekuatan organisasi hingga ke akar rumput. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi partai guna mencapai target “Lima Mantap”.

“Konsolidasi ini adalah mandat organisasi untuk memastikan kita mencapai Mantap Ideologi, Mantap Organisasi, Mantap Kader, Mantap Program, dan Mantap Sumber Daya,” ujar Dolfie di hadapan ratusan kader.

Lebih lanjut, ia menginstruksikan agar seluruh pergerakan partai harus berpijak pada realitas lapangan, terutama dalam menghadapi tantangan elektoral yang semakin dinamis. “Semua program harus berorientasi pada hasil elektoral yang nyata. Kita tidak boleh berjarak dengan rakyat,” tegasnya.

Foto : Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kab. Sragen dan tokoh senior Partai di Kab. Sragen hadir pada acara Konsolidasi di Sragen.

Sragen dan Ambisi Merebut Kembali Kursi Bupati

Ketua DPC PDI Perjuangan Sragen, Untung Wibowo Sukowati, menyambut antusias kehadiran jajaran DPD Jawa Tengah. Dalam laporannya, pria yang akrab disapa Mas Bowo ini memaparkan tren positif perolehan kursi legislatif di Sragen yang terus menanjak: 11 kursi pada 2014, 13 kursi pada 2019, hingga mencapai 15 kursi pada pemilu 2024 lalu. Namun, bagi Bowo, target utama di Pemilu 2029 adalah mengembalikan kejayaan eksekutif dan memperluas basis dukungan di kalangan pemilih muda.

“Target kami jelas: merebut kembali kursi Bupati Sragen dan terus menambah kursi legislatif. Untuk itu, kami melakukan regenerasi struktural dengan mengakomodir tokoh-tokoh muda. PDI Perjuangan Sragen harus menjadi rumah yang relevan bagi Gen Z dan milenial,” kata Bowo.

Foto : Jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah dan tokoh senior Ir. Bambang Wuryanto, M.B.A (Bambang Pacul) yang kini menjabat sebagai Anggota Fraksi DPR RI sekaligus Wakil Ketua MPR RI hadir pada acara Konsolidasi di Sragen.

Agenda konsolidasi ini juga dihadiri oleh sederet tokoh krusial partai. Tampak hadir Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng, H. Sumanto, S.H., serta tokoh senior Ir. Bambang Wuryanto, M.B.A (Bambang Pacul) yang kini menjabat sebagai Anggota Fraksi DPR RI sekaligus Wakil Ketua MPR RI. Pendampingan juga datang dari jajaran fungsionaris seperti Joko Sutopo, Abang Baginda, dan Eko Susilo. Pertemuan ini diikuti secara solid oleh jajaran pengurus DPC Sragen, serta perwakilan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Tengah, dan Fraksi DPRD Kabupaten Sragen.

Tim Editor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here