
Kabupaten Semarang – Semangat kolaborasi memuncak di lereng Gunung Ungaran saat puluhan penggerak komunitas berkumpul dalam acara Buka Bersama dan Diskusi Kreatif yang diselenggarakan di Hills Joglo Villa, Kab. Semarang pada Jumat (20/02/2026). Mengusung tajuk “Soliditas dalam Berkarya”, pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk mensinergikan berbagai potensi kreatif yang tersebar di wilayah Kab. Semarang.
Acara ini dihadiri oleh Samuel JD Wattimena, Anggota DPR RI Komisi VII dari Dapil Jawa Tengah I, yang hadir dengan misi utama sebagai jembatan aspirasi antara komunitas lokal dengan kebijakan pemerintah pusat.

Sinergi Lintas Sektor
Pertemuan ini menjadi istimewa dengan hadirnya beragam kelompok kolektif yang mewakili berbagai disiplin, mulai dari kesenian, literasi, hingga teknologi. Komunitas yang turut hadir di antaranya:
- Sektor Seni & Budaya: Kemrincing Art, Tari Gecul Kridho Yudho Tomo, Hampraloka Budaya.
- Sektor Sosial & Literasi: Pustaka Jalanan, Ruang Berkembang, Hastha Muda Nyatnyono, Karang Taruna Lerep.
- Sektor Kreatif & Event: Enigma Organizer, Terasara, Javayo Production, Omah Cikal, Niskala Technology.
- Lembaga Pendamping: Komite Ekraf Kab. Semarang, Jejaring Kolektif Semarang Serasi.
Keberlanjutan dalam Ekonomi Kreatif
Dalam sesi diskusi, Samuel Wattimena menekankan bahwa komunitas tidak boleh hanya sekadar bergerak, melainkan harus memiliki konsep keberlanjutan (sustainability). Beliau menyoroti kekayaan geografis Kabupaten Semarang yang sangat unik sebagai modal utama.

“Dengan kondisi geografis kita yang lengkap (memiliki gunung, rawa, dan letak di lembah) banyak aspek yang bisa dieksplorasi untuk sektor ekonomi kreatif. Tantangannya adalah bagaimana kita mengemas potensi ini agar berdampak jangka panjang bagi ekonomi warga,” ujar Samuel.
Samuel berkomitmen untuk terus mengawal pergerakan kolektif ini agar mendapatkan akses yang lebih luas ke tingkat nasional, baik dari sisi regulasi maupun pemberdayaan.
Tim Editor














