Skip to content
-
DERAP JUANG. Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai
Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
Close

Search

PDI Perjuangan Banjarnegara
Berita TerkiniFeaturedJAWA TENGAHKAB BANJARNEGARA

Sarasehan Bulan Bung Karno, Wahju Djatmika: Kader GMNI Harus Tanggap dan Kritis terhadap Masalah

By Dedi Sulaiman
13 June 2025 3 Min Read
Comments Off on Sarasehan Bulan Bung Karno, Wahju Djatmika: Kader GMNI Harus Tanggap dan Kritis terhadap Masalah

Kabupaten Banjarnegara – Kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) didorong untuk selalu tanggap dan kritis terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya. Sebagai generasi pewaris semangat Bung Karno, kader GMNI diharapkan mampu meneladani perjuangan beliau dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Semangat kita hari ini adalah mengisi pembangunan secara nyata dengan pola pikir yang progresif dan revolusioner,” tegas Ketua PA GMNI Banjarnegara, Wahju Djatmika, Kamis (12/6/2025).

Ia menjelaskan, GMNI memegang prinsip sebagai pejuang pemikir, pemikir pejuang. Artinya, kader GMNI tidak hanya terlibat dalam aksi, tetapi juga menawarkan gagasan dan solusi terhadap setiap program pembangunan di wilayahnya masing-masing.

“Jika ada persoalan, baik di tingkat keluarga, masyarakat, hingga pemerintahan, kader GMNI harus hadir secara kritis dan bersama-sama mencarikan solusi melalui semangat gotong royong,” ujarnya yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Banjarnegara Fraksi PDI Perjuangan.

Foto: Puluhan Bung dan Sarinah mahasiswa dari STIE, STIMIK, dan Politeknik Banjarnegara saat mengikuti sarasehan DPC GmnI Banjarnegara yang bertajuk “Warisi Apinya, Bukan Abunya” pada Kamis (12/6/2025)

Sebagai alumni GMNI, Wahju mengaku merasa memiliki tanggung jawab moral untuk membesarkan GmnI di daerahnya. “Alhamdulillah, GMNI Banjarnegara menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Organisasi ini semakin aktif dan hidup di kalangan mahasiswa,” tambahnya.

Ia mengakui, meskipun mayoritas kader GMNI merupakan penerima KIP (Kartu Indonesia Pintar), mereka tetap harus didorong untuk menjadi sarjana-sarjana andal demi menyongsong masa depan bangsa.

Karena itu, GMNI terus menginternalisasikan nilai-nilai nasionalisme melalui pendidikan kader. Organisasi ini diposisikan sebagai wadah ekstra kampus untuk membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang berpikir kritis, aktif secara sosial, serta siap menjadi motor penggerak perubahan.

“Melalui GMNI, adik-adik mahasiswa diasah kemampuan analisis sosialnya, diajak turun ke masyarakat, bahkan terlibat langsung dalam kajian pembangunan seperti penyusunan master plan di tiga desa dan pengelolaan sampah di Banjarnegara,” jelas Wahju.

Ia menambahkan, upaya tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Desa. “Alhamdulillah, kemarin Pak Wamen menyatakan dukungan. Ini luar biasa karena baru kali ini ada desa di Indonesia yang memiliki master plan pembangunan yang disesuaikan dengan kondisi topografi dan karakter masyarakatnya. Ini sangat dibutuhkan oleh kementerian,” tuturnya.

Foto: Puluhan Bung dan Sarinah mahasiswa dari STIE, STIMIK, dan Politeknik Banjarnegara berfoto bersama usai mengikuti sarasehan DPC GmnI Banjarnegara yang bertajuk “Warisi Apinya, Bukan Abunya” pada Kamis (12/6/2025)

Kerja sama itu dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) antara GMNI dan Kementerian Desa untuk tiga desa; Sijenggung, Tunggoro, dan Merden. Melalui MoU ini, pembangunan desa akan dilakukan secara bertahap dengan dukungan dana dari kementerian maupun CSR.

Sarasehan yang dimoderatori Bung Bintang Sawijaya ini bertajuk ‘Warisi Apinya, Bukan Abunya’ di Gedung Marhaen DPC PDI Perjuangan Banjarnegara, menghadirkan para alumni GMNI seperti Bung Wahju Djatmika, Ketua PA GMNI Banjarnegara Bung Castro Suwito, dan narasumber kegiatan; Sukarno, Bung Rinto, dan Sarinah Ratih Mutiara P.

Ketua DPC GMNI Banjarnegara, Bung M. Sulthan Rahmatullah, menyebut kegiatan ini bertujuan merefleksikan kembali nilai-nilai Pancasila dalam perspektif perjuangan GMNI, serta menggali ideologi sebagai fondasi gerakan mahasiswa yang progresif dan revolusioner.

Koresponden: Dedi Sulaiman

Tags:

Bulan Bung KarnoFungsi EdukasiGMNIGmni BanjarnegaraMenuju Partai sehatOrganisasi KepemudaanPA GmnI BanjarnegaraPemudaWahju Djatmika
Author

Dedi Sulaiman

Follow Me
Other Articles
PDI Perjuangan Banjarnegara
Previous

Melalui Reses, Wahju Djatmika Ajak Kader dan Relawan Perkuat Akar Rumput

PDI Perjuangan Jateng
Next

Intip Jadwal Soekarno Cup 2025, Duel Sengit Bertabur Pemain Bintang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang merupakan Media Internal Resmi Partai berbentuk majalah online dan portal berita yang dikelola oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah.

  • Instagram
  • TikTok

Derap Juang

Panti Marhaen (Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah)
Jalan Brigjen Katamso No. 24, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, JAWA TENGAH

Email: redaksi@derapjuang.id

Copyright 2026 — Derap Juang. All rights reserved.