Skip to content
-
DERAP JUANG. Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai
Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
Close

Search

Berita TerkiniFeaturedJAWA TENGAH

Metamorfosis Simbol “Kepala Banteng”, Dari Sarekat Islam Sampai PDI Perjuangan

By SFM
8 December 2023 1 Min Read
Comments Off on Metamorfosis Simbol “Kepala Banteng”, Dari Sarekat Islam Sampai PDI Perjuangan

Kota Semarang – Kepala banteng sudah menjadi simbol organisasi sejak Sarekat Islam yang didirikan HOS Tjokroaminoto. Kemudian, Bung Karno dengan PNI nya juga menggunakan simbol kepala banteng. Hingga PDI dan sekarang PDI Perjuangan juga menggunakan kepala banteng.

Maka, menarik untuk mencermati perihal Bung Karno dan Metamorfosis Simbol Kepala Banteng, yakni: Sarekat Islam – PNI – PDI – PDI Perjuangan.

Kepala Banteng merupakan simbol sila keempat Pancasila yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan”.

Banteng diartikan sebagai hewan sosial yang suka berkumpul dan bergerombol. Saat banteng berkumpul, menjadi lebih kuat dan sulit diserang lawan. Jadi, lambang kepala banteng tersebut menggambarkan budaya bangsa Indonesia yang senang berkumpul, berdiskusi, dan bermufakat.

Kepala banteng menjadi perumpamaan manusia dalam mengambil keputusan, yakni yang harus dilakukan secara tegas.

Bung Karno dan HOS Tjokroaminoto memang dua tokoh yang punya keterkaitan erat. Sebagaimana dikatakan Bung Karno: Cerminku adalah Tjokroaminoto.

“Dialah orang yang mengubah seluruh kehidupan saya…” tulis Sukarno dalam autobiografinya, Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat.

Menurut Bung Karno, pemimpin Sarekat Islam (SI) tersebut yang mengajari dan menempa jati dirinya.

“Cerminku adalah Tjokroaminoto. Aku memperhatikannya menjatuhkan suaranya. Aku melihat gerak tangannya dan kupergunakan penglihatan ini pada pidatoku sendiri,” lanjut Bung Karno.

Artikel ini dikutip dari semartara.news

Tags:

DPC PDI PerjuanganFungsi AspirasiFungsi EdukasiFungsi ElektoralJawa TengahMenuju Partai sehatPDI Perjuangan
Author

SFM

Follow Me
Other Articles
Peringatan HUT DWP ke-24 Kabupaten Grobogan
Previous

Sri Sumarni Ingatkan Peran Penting DWP, Dalam Peringatan HUT Ke-24

Dance Narasumberi Capacity Building Pengembangan UKM Kota Salatiga
Next

Dance Narasumberi Capacity Building Pengembangan UKM Kota Salatiga

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang merupakan Media Internal Resmi Partai berbentuk majalah online dan portal berita yang dikelola oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah.

  • Instagram
  • TikTok

Derap Juang

Panti Marhaen (Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah)
Jalan Brigjen Katamso No. 24, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, JAWA TENGAH

Email: redaksi@derapjuang.id

Copyright 2026 — Derap Juang. All rights reserved.